SHARE

Dengan banyaknya kepulauan di Indonesia dan tidak adanya dorongan dari pemerintah untuk membuat transportasi umum untuk setiap kota, makanya masyarakat dengan anggaran seadanya memberi solusi kreatif dalam membuat cara transportasi umum yang dapat menarik pengguna untuk memakainya dalam transportasi commuting pulang pergi ke kantor ataupun berwisata. Simak yuk gengs

1. Angkot Dugem

Angkot yang sering dilihat di Bogor ini bukan angkot biasa, di dalamnya lebih gelap daripada angkot karena telah dikasih kaca film berlebihan dan tidak seperti Bus ataupun kereta yang fungsi speakernya untuk pengumuman, speaker di dalam angkot ini super keras dengan dentuman musik house breakbeat dan funkot lokal. Umumnya angkot dugem keadaanya lebih terawat daripada mobil angkot biasa yang keadaannya bobrok, dengan cat mobil yang mengkilap, spoiler gede diatas atap, body striping unik dan lampu-lampu berwarna. Mungkin keadaan yang lebih terawat dan bersihnya merupakan daya tarik mengapa warga Bogor lebih memilih angkot dugem. Ya mari kita lihat sisi positifnya lah dengan adanya Angkot dugem funkot menjadi Inspirasi kreasi DJ-DJ jepang dalam membuat musik.

2. Bemo

Angkutan massal tiga roda ini sudah jarang sekali dilihat di Jakarta dibandingkan Bajaj yang jumlahnya banyak sekali. Perbedaan utamanya adalah banyaknya penumpang yang bisa diangkut di dalam bemo yang jumlahnya bisa sampai 8. Karena tiadanya pembuat model baru bajaj, mesinnya yang dua tak dan tidak bertenaga sama sekali, cara naiknya dari belakang membuat kendaraan ini sangat retro. Kemungkinan besar pengunaan bemo sebagai kendaraan umum akan berhenti ketika ongkos perawatan body yang umurnya lebih 30 tahun akan mahal  tidak adanya suku cadang akan menyingkirkan bemo ke dalam museum.

3. Becak

Kendaraan ramah lingkungan ini dilarang beroperasi di kebanyakan kota besar di Indonesia karena merusak pemandangan negara berkembang di zaman dulu. Sekarang jarang juga terlihat di tengah kota karena kecepatannya yang pelan mengganggu lalu lintas di jalan raya dan jarak tempuhnya tergantung sama tukang abang becaknya. Kebanyakan Becak telah mengungsi menjadi kendaraan turis di tempat-tempat wisata, seperti pusat kota cirebon,

4. Delman

Kendaraan yang ditarik kuda ini sering dilihat di tempat-tempat wisata dari monas sampai Balai Kota, namun jumlahnya akhir ini jauh lebih sedikit dibandingkan massa lalu. Karena pelan dan kuda cepat lelah makanya transportasi ditarik kuda ini sekarang diapakai hanya di tempat-tempat wisata orang mencari kesenangan. Yang unik dari delman adalah kereta yang bisa mengangkut hingga 5 orang.

5. Ojek Online

Walaupun jumlahnya banyak sekali dan bentuknya seperti sepeda motor biasa, jenis transportasi yang diberikan Ojek-Ojek online ini sangat berbeda dari transportasi umum biasa di negara lain. Memang Ojek sebenarnya ada di kebanyakan negara di Asia Tenggara tapi Indonesia lah yang melopor pemesanan ojek lewat aplikasi smartphone.

6. Klotok

Jenis transportasi bentuk Klotok ini hanya ada di perairan. Cocok untuk bertransportasi di sungai. Bentuknya yang kecil cocok untuk sungai-sungai dangkal di perairan Indonesia. Tersedia di Banjarmasin Kalimantan dan Jambi di Sumatera. Klotok sangat cocok buat berwisata melalui sungai karena kecepatannya yang pelan.

7. Bentor

Bentor adalah singkatan dari Becak motor yang menggabungkan Becak dan motor. Bentuknya beragam mulai dari yang tempat penumpangnya di depan seperti becak sampai yang tempat penumpangnya di samping. Walaupun jumlahnya banyak dan diminati warga karena kemampuannya memasuki jalan-jalan sempit, sebenarnya alat transportasi ini tidak diizinkan oleh pemerintahan karena pandangan depan terhalang oleh tempat penumpang. Walaupun gabungan antara becak dan sepeda motor, Bentor tidak bisa secepat sepeda motor dan harus lebih hati-hati dalam berkendara karena bentuknya tidak cocok untuk berkendara di jalan umum, Bentor lebih praktis dibandingkan motor karena bisa bawa banyak barang dan juga bisa masuk jalan kecil tidak seperti mobil.

Comments

comments