SHARE

Industri Kecantikan merupakan salah satu industri kreatif dengan perkembangan yang tertinggi di Asia Tenggara. Untuk Merayakannya BeautyFest Asia akan diselenggarakan untuk pada tanggal 18-19 Maret 2017 bertempat di Ciputra Artpreneur Center, Jakarta.

Secara global, industri kecantikan berkembang sangat pesat membentuk suatu ekosistem yang baru dapat menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan potensi tertinggi di Asia Tenggara, demografi Indonesia mempunyai 50% dari jumlah total penduduk dengan usia produktif dibawah 30 tahun.

Munculnya generasi muda kreatif dalam menciptakan tren atau nilai baru, ditunjang dengan digitialisasi termasuk sosial media yang mampu mengirimkan informasi secara real time, menjadi stimulus berkembangnya industri kecantikan di Indonesia. Sebagai bentuk apreasiasi atas keberhasilan industri kecantikan di Indonesia, Popbela yang berada dibawah naungan IDN Media menyelenggarakan BeautyFest Asia untuk memberikan inspirasi dan meningkatkan kreativitas para stakeholders dalam berinovasi serta mengembangkan keahliannya dalam industri ini.

Chief Operating Officer IDN Media, William Utomo mengemukakan, bahwa terdapat tiga stakeholders penting yang saling berkaitan dalam mengembangkan industri ini, yaitu beauty enthusiast, beauty brand dan beauty influencer. “BeautyFest Asia kami hadirkan sebagai wadah bagi ketiga stakeholders ini untuk bertemu, bertukar pengetahuan, pengembangan networking, sekaligus sebagai perayaan atas keberhasilan industri kecantikan saat ini di Indonesia,” ungkapnya.

BeautyFest Asia diselenggarakan selama dua hari, tercatat 14 talkshow dan 14 beauty class yang akan dibawakan oleh 4 global beauty influencers yaitu Jenn Im, Stephanie Villa “Soothing Sista”, Tina Yong dan Pearypie. Selain itu, terdapat lebih dari 22 regional beauty influencers hadir untuk memberikan suguhan menarik yang berbeda kepada beauty enthusiast di Indonesia. Mereka diantaranya adalah Ayla Dimitri, Lizzie Parra, Elle & Jess Yamada, Rachel Goddard, Cindy Karmoko, Star Irawan, Cindercella, Archangela Chealsea, Jovi Adhiguna Hunter dan masih banyak lainnya.

“Berangkat dari pemikiran kami akan stereotype arti cantik ditengah perempuan Indonesia, dimana mereka yang tidak memiliki kulit putih, mereka yang berambut keriting, memiliki plus size, tidak merasa cantik akan dirinya sendiri. Maka kami hadirkan para beauty influencers ini ditengah mereka untuk menginspirasi, mendorong kepercayaan dirinya, bahwa mereka bisa menjadi dirinya sendiri dan tetap cantik seperti apa adanya. Inilah pesan yang ingin kita bangun melalui BeautyFest Asia,” ucap William.

Hal lainnya yang menjadi daya tarik bagi para pelaku industri kecantikan maupun industri kreatif adalah sesi industry tracking, yaitu Brand Lab. Brand Lab dikemas dalam bentuk panel discussion dan speed dating, dihadiri oleh sederet pembicara ahli, diantaranya Kevin Mintaraga (CEO Bridestory), Anthony Reza Prasetya (Co Founder & CEO Getcraft Indonesia), Ririn Oscarin (YouTube Community Manager), Anthony Fung (CEO Zalora Indonesia), Salman Subakat (Marketing Director Wardah), dan masih banyak lagi pembicara lainnya.

Mengisi puncak acara, Beauty Gala akan dibuka secara resmi oleh Bp. Triawan Munaf (Head of Bekraf) ditujukan sebagai ajang perayaan kesuksesan industri kecantikan di Indonesia. Turut dimeriahkan oleh penampilan Soundwave dan Maliq D’essentials, Beauty Gala memberikan 15 penghargaan kepada para pemenang yang telah terpilih sebelumnya. 15 kategori yang dinilai antara lain breakout creator of the year, innovator of the year, beauty clinic of the year, makeup artist of the year, brand of the year, hairstylist of the year, hingga woman of the year.

Terselenggaranya BeautyFest Asia, diharapkan dapat memicu kreativitas dan inovasi, serta memberikan angin segar kepada industri kreatif sebagai potensi dan kekuatan baru ekonomi Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan bersedia menjadi bagian dari BeautyFest Asia. Dengan susunan acara yang kami suguhkan, kami yakin BeautyFest Asia dapat menciptakan standar baru akan konferensi kecantikan berskala global dan menjadi anchor event bagi beauty industry di Indonesia,” tutup William.

Comments

comments