SHARE
DCID - KAFE JAKARTA TEMPO DOLOE - FI

Jakarta mempunyai sejarah yang panjang sekali, dari yang dulu namanya Jayakarta, hingga menit-menit proklamasi dimana Jakarta menjadi Ibu Kota Indonesia. Dalam perkembangannya juga banyak yang berubah di Jakarta, Namun bagi yang rindu suasana Tempoe Doloe masih ada tempat-tempat hangout bernuansa vintage dibawah ini.

1. Cafe Batavia, Kota

Kafe dan restoran terkenal ini berlokasi di Kota Tua Jakarta terkenal dengan gedung kunonya yang sampai saat ini masih terawat dan terlihat seperti pada zaman-zaman penjajahan dulu. Suasana klasik yang sangat bersejarah terlihat dari potret-potret pahlawan dan perjalanan kota Jakarta sedari dulu dapat dilihat di area dinding yang luas. Kursi dan meja kayu yang terlihat sederhana secara sendiri berpadu dengan ruangan yang diberi penerangan kekuningan untuk membuat restoran ini menjadi tempat yang sering diandalkan untuk foto pre-wedding. Menu makanan yang disajikan pun lengkap mulai dari menu yang pas untuk santapan pagi ataupun makanan berat ala fine dining.

2. Lara Djonggrang Menteng

Dinamakan dari Putri yang mencoba menggagalkan pembangunan 999 Candi. Lara Djonggrang adalah salah Restoran yang di miliki oleh Anhar Setjarata yang terkenal oleh ketertarikannya dengan barang-barang bersejarah. Memasuki tempat makan akan terlihat seperti masuk ke Candi kuno, dengan suasana seperti jaman kerajaan Majapahit, Restoran ini dilengkapi dengan pernak Pernik suku dan khas kebudayaan dari abad ke-14.

3. Bengawan Solo Restoran, Sahid Hotel, Sudirman

Walaupun Gedung Restoran ini dari luar dan sebagian dalam terlihat modern, Kursi meja dan menu yang tersirat penuh dengan nuasa tempoe doloe, tempatnya tepat di bawah hotel Grand Sahid Hotel

4. Huize Trivelli Tanah Abang

Makan disini seperti makan di dalam rumah mewah priyayi. Meja dan kursi yang terbuat kayu dan juga dekor piring-piring keramik dan pernak-pernik yang sering diisi di rumah zaman dulu. Makanan yang disediakan juga khas Indonesia yang tradisional.

5. Bangi Kopitiam Taman Fatahilah Kota

Berlokasi di tempat yang sama seperti Cafe Batavia, Kafe ini lebih dekat dengan taman Fatahillah sehingga di depan kafe sering ada pertunjukkan dan manusia patung yang berpakaian dari massa lalu. Makanan yang disajikan bertema malay-singapura seperti kopi yang disajikan di dalam gelas yang jadul, dan juga makanan berat seperti Nasi Lemak Ayam Penyet

6. Bakoel Koffie

Kafe tertua di Jakarta ini ada di Cikini. Pertama kali dibuka pada tahun 1870, Bakoel Koffie masih mempertahankan estetika massas dulu dari pertama kali toko kopi ini dibuka sampai menjadi Kafe. Penamaan Bakoel Koffie juga merupakan penghormatan kepada pembawa kopi ke pelanggan menggunakan Bakul.

7. Dapur Babah Elite, Gambir

Di Jalan Veteran dekat Gambir ada restoran dengan makanan yang disajikan meruapakan perpaduan “Babah”. Dekor restoran khas dengan nuansa seperti abad ke 19. Dengan ruangan-ruangan yang bertema VOC, cina pada dahulu kala dan juga Jawa.

8. Tugu Kunstkring Paleis, Menteng

Bertempat di bekas gedung immigrasi dari zaman penjajahan Belanda, Gedung ini masih tersirat penuh dengan elemen-elemen VOC dan estetika eropa dipadu dengan barang-barang kesenian Indonesia. Restoran mewah ini sering dipakai untuk eksibisi barang-barang seni dan beberapa ruangan di dalam restoran ini juga dipakai sebagai galeri

9. Remboelan, Senayan

Punya lantai dan area sendiri di Senayan City, Remboelan mempunyai suasana yang sangat unik. Di lantai paling atas Senayan City dengan dekorasi yang sangat kental akan suasana tradisional jawa dan hal itu terrefleksi dari pilihan menu makanan seperti high tea keraton dan Gurame Kecombrong

10. Epilogue Restaurant, Fatmawati

Restoran dengan nama yang pas untuk mengakhiri list ini menyediakan makanan-makanan khas perancis di dalam interiornya yang mencampur elemen-elemen jawa dan eropa. Dengan desain atap mirip joglo dan juga hiasan-hiasan di tembok yang membuat epilogue restaurant ini terasa homey.

Comments

comments