SHARE
Di Jepang, Natal diperingati bukan sebagai hari besar agama melainkan sebagai momen untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terkasih untuk berbagi kebahagiaan bersama. Untuk sebagian pendatang yang tinggal di Jepang pada hari Natal biasanya merayakannya dengan cara mengirim dan menerima kartu ataupun parsel. Disetiap negara pasti memiliki yang berbeda dari negara yang lainnya dalam merayakan Natal, begitupun dengan Jepang. Adapun tradisi unik dalam perayaan Natal di negri tirai bambu ini sebagai berikut:
1. Valentine’s Day
Sumber: elrincondemoda.com
Berbeda dengan di sebagian negara yang biasanya memperingati hari kasih sayang atau biasa disebut Valentine’s Day yang jatuh pada tanggal 14, di Jepang para muda-mudi merayakannya tepat pada hari dimana seluruh dunia merayakan hari Natal. Pasangan muda-mudi biasanya merayakannya dengan dinner romantis, ataupun hanya sekedar mengabiskan waktu bersama.
2. FriedChicken
Sumber: sickchirpse.com
Setiap pada perayaan Natal, hidayangan yang wajib untuk disantap ialah Friedchicken. Hal ini bermula dari keberhasilan salah satu restauran ayam goreng ternama, pada penyampaian Iklan kampanyenya pada tahu1974 yaitu ‘Kentucky for Christmas’ yang membuat ayamnya menjadi popuar atau banyak dicari oleh masyarakat Jepang pada perayaan Natal.
3. Bukan hari libur nasional
Sumber: darkroom.baltimoresun.com
Meskipun bukan hari libur di Jepang, tidak jarang sekolah di Jepang memberikan hari libur tepat pada hari perayaan Natal. Karena tepat pad tanggal 23 Desember meruprakan hari libur untuk memperingati hari ulangtahun kaisar. Jadi liburan akhir tahun selalu dimulai pad tanggal 23 Desember.
4. Kue Sponge
Sumber: rockrecipes.com
Selain ayam kentucky, hidangan ini juga tidak boleh absen dari hidangan penutup. Disajikan dengan sederhana, whip cream dan buah strawberries untuk melapisi kue spongenya. Bukan hanya anak-anak saja yang suka namun semua umur pasti tidak akan menolak jika ditawarkan untuk makan ini.

Comments

comments