SHARE
3 Unsur - Jakarta - Macet

Ada banyak alasan kenapa orang bilang Jakarta macet. Banyaknya kendaraan pribadi, kurangnya transportasi publik dan banyaknya orang yang kerja di Jakarta sendiri. Tapi itu semua tidak menjawab pertanyaan mendasar kenapa bisa macet.

1. “Funnel Effect” Jalanan sempit

Kemacetan itu terjadi akibat banyaknya kendaraan yang lewat di jalan sangat banyak.  Orang yang pergi melalui jalan itu untuk sampai tujuan tidak sebanding dengan ukuran jalan raya. Kamu bisa lihat daerah perkantoran Jakarta  seperti kuningan, Slipi dan juga sepanjang jalan Sudirman, jalanan tersebut memiliki ukuran tanah pada jalanan hanya 200 meter persegi. Hal itu akan mengakibatkan terjadinya “Funnel Effect” atau penyempitan jalan. Semakin corong ukuran jalan semakin sempit kendaraan yang akan melaju.  effeknya  jalan protokol untuk sampai pada tujuannya akan susah di lewati.

2. Transportasi publik yang nggak memadai

Jika kamu melihat jalanan yang padat dengan kendaraan pribadi mungkin solusi yang perlu ditangani adalah membangun sistem sarana transportasi yang lebih baik. Seperti MRT, jalur busway dan juga dengan membenahi sistem transportasi lama jakarta seperti metromini dan kopaja. Satu-satunya cara membuat kendaraan umum menjadi laku keras adalah dengan pemadatan penduduk, jadi sarana transportasi lebih mudah terjangkau oleh penduduk

3. Pengen punya rumah

Ingin punya rumah sendiri adalah impian dari semua orang. Tapi kalau punya rumah mengakibatkan kemacetan hmmmm coba deh dipikir lagi. Kamu tahu? Memiliki rumah jauh itu adalah strategi dimana kamu akan membeli kendaraan pribadi untuk menjangkau wilayah yang ingin kamu tuju. Bayangkan saja kalau rumah itu berisi empat anggota keluarga dalam satu rumah dan memiliki 5 mobil hmmm nggak herankan kenapa Jakarta dipadati dengan kendaraan pribadi.

Mungkin ini saatnya kita bisa bersuara untuk memperbanyak transportasi umum yang aman, nyaman dan bersih di setiap wilayah. Karena dengan hal itu Jakarta akan sedikit mengalami kemacetan di titik tumpu wilayah perkantoran. Membenahi sistem transportasi umum dan memerlukan pemadatan penduduk dimana penduduk tinggal di rumah susun atau apartemen karena dengan pemadatan penduduk lebih  gampang menjangkau sistem-sistem transportasi publik seperti MRT, LRT, Busway dan yang lainnya.

Sedikitnya lahan untuk parkir pun dan lebih praktisnya transportasi umum akan menjadi alasan utama warga Jakarta mau meninggalkan transportasi pribadi dan mengurangi macetnya ibukota ini dengan drastis.

Comments

comments