SHARE

Siapa yang nggak kenal dengan rokok khas dari Indonesia ini? Terkenal dengan sebutan “kretek” rokok ini telah diakui menjadi kontribusi besar Indonesia kepada perindustrian rokok dan sering disebut menjadi bagian dari budaya Indonesia.

Nah dari tahun 2009-an Amerika Serikat telah melarang penjualan rokok berperasa selain rasa menthol. Begitupula dengan Indonesia, sebagain orang-orang penting mengambil alih untuk memperbolehkan jual beli disini. Mereka juga mendukung para petani tembakau untuk dijadikan mata pencaharia.

Kretek dan Eugenol

Kretek mempunyai efek yang bisa membuat perokoknya lebih nikmat. Awalnya dihadirkan dengan rasa buah-buahan yang menarik orang untuk mencoba. Hal ini akhirnya bisa diterima masyarakan karena rasa yang nikmat dan bau yang manis. Percobaan ini menjadi sangat populer dikalangan anak muda di US adalah rasa yang lebih manis dibandingkan rokok biasa.

Tapi yang menjadi alasan mengapa perokok pemula jadi lebih gampang merokok dengan rokok kretek adalah adanya bahan kimia Eugenol yang dirillis oleh kretek ketika dibakar. Dengan adanya Eugenol ini bisa mengurangi adanya refleks muntah ketika menghisap asap rokok dan juga menambah banyaknya kadar bahan-bahan berbahaya yang membuat dosis dan kadar racun ke paru-paru lebih tinggi.

Bahan eugenol ini membuat rokok kretek jauh lebih besar efek asapnya karena kadar asap bisa dihisap lebih dalam lagi ke arah paru-paru. membuat rokok kretek lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok biasa karena mengurangi rasa mual di tenggorokan. Selain itu banyak kerugian kesehatan, materi dan juga terkenanya anak-anak akibat dampak asap rokok bekas orang lain.

Ayo mari kita menyadarkan diri bahaya rokok, apalagi dengan adanya bahaya lebih dengan adanya kretek yang menambah bahaya rokok.

Comments

comments