SHARE

Pada setiap selebrasi Natal terdapat dua figur yang selalu melekat pada saat peringatannya, Sinterklas dan Piet Hitam. Sosok Santa Claus merupakan figur yang familiar pada setiap selebrasi Natal, hal ini berbandimh terbalik dengan sahabatnya si Piet Hitam, yang tidak sepopuler Santa.

Sumber:  atlantablackstar.com

Sinterklas berasal dari tokoh dalam cerita rakyat di Eropa yg dikenal sering memberi hadiah kepada masyarakat miskin. Figur Santa merupakan bagian penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bagian lain di Asia Timur. Sementara cerita Pit Hitam awalnya hanya muncul dalam beberapa negara, diantaranya Spanyol, Afrika, Belanda, dan Spanyol.

Sumber: volkskrant.nl

Piet Hitam muncul dalam cerita rakyat di negara Belanda dan Belgia. Menurut sejarahnya, Piet merupakan asisten dari Santa sosoknya digambarkan mempunyai kulit yang hitam, selalu membawa karung, dan berpakaian ala prajurit, dan tugasnya mencatat anak-anak yang nakal.  Pada festival atau peryaan Natal Piet hitam sering menjadi media bagi para orang tua untuk mendisiplinkan anak-anak. Karena sosoknya yang mengerikan, dan tugasnya untuk mencatat anak yang nakal, banyak anak-anak yang takut dengan kehadiran Piet Hitam. Biasanya setelah mereka menangis dan berjanji tidak akan nakal, Santa hadir dengan hadiah yang dinantikan.

 

Comments

comments