SHARE
Sumber: https://www.booking.com/hotel/id/majapahit-surabaya.th.html?aid

Sesuai dengan judulnya Hotel Majapahit merupakan saksi perjuangan di Surabaya. Jejak perjuangan para pahlawan seolah tidak bisa dilepaskan  pada bangunan yang selalu dikaitkan pada peristiwa 10 November 1945 silam. Di tempat inilah bendera merah, putih, biru dikibarkan.

Sumber: https://www.flickr.com/photos/dedymars/6108395338

Hal tersebut tentu menyinggung perasaan dan memprovokasi masyarakat Surabaya. Ya bagaimana tidak, 17 Agustus 1945 Indonesia telah disahkan merdeka dari para penjajah. Karena  itulah perobekan Belanda dan perlawanan oleh arek-arek Surabaya tidak bisa dielakan.

Sumber: http://javaisbeautiful.com/2011/12/09/history-and-all-about-hotel-majapahit-surabaya-east-java-indonesia/

Awal berdirinya Hotel ini dikenal dengan nama Hotel Oranje atau Hotel LMS singkatan dari pemilik Hotel tersebut  yaitu Lukas Martin Sakis. Namun ketika jepang   menduduki Indonesia, gedung ini di ubah namanya menjadi Hotel Yamato dan di ambil alihkan. Pada tahun 1946 kembali di ambil oleh keluarga Sarkes dan mengubahnya kembali menjadi Hotel LMS. Setelah 23 tahun berjalan, tepat pada tahun 1969 Hotel ini berpindah ketangan Mantrust Holdings CO, dan merubahnya dengan nama Hotel Majapahit. Setelah 72 tahun berlalu, kini Hotel Majapahit banyak di kunjungi oleh pelancong sebagai destinasi wisata sejarah. Ornament perpaduan nuansa kolonial dan etnis jawa sangat kental terlihat pada saat melewati lorong menuju kamar tamu.

 

Buat kamu pecinta sejarah, Hotel ini patut untuk masuk ke dalam wishlist kamu jika kamu berkunjung ke kota pahlawan Surabaya.

 

Comments

comments